Yen Jepang melemah hingga ke atas level 160.87 per Dolar AS sebelum akhirnya kembali menguat tipis setelah Menteri Keuangan Jepang, Shunichi Suzuki, memberikan peringatan terkait anjloknya nilai tukar Yen.
Dia menegaskan bahwa pelemahan Yen adalah hal yang tidak diinginkan, dan pihak pemerintah akan mengambil tindakan yang dibutuhkan jika diperlukan.
Sepanjang perdagangan bulan Juni, Yen telah melemah sekitar 2%, setelah Bank of Japan (BoJ) mengambil pendekatan yang lebih moderat dalam menormalisasi kebijakan moneternya.
Meskipun demikian, BoJ telah memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan Juli, sekaligus akan merilis sebuah rencana untuk menghentikan program pembelian obligasinya.
Sementara itu, sebuah data menunjukkan bahwa penjualan ritel di Jepang naik 3%, atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya yakni 2.4%, dan jauh lebih tinggi dari ekspektasi pasar yakni 2%.