Glosarium Pintar Forex

Kami menyediakan kamus yang lengkap untuk para pembaca pintar forex.

Technical Analysis of Stocks and Trends

JUL 13 - Rama A.P

Apa Itu Analisis Teknikal?

Analisis teknikal adalah sebuah metode analisis menggunakan data pasar di masa lalu, termasuk harga dan volume. Dengan menggunakan gambaran psikologi pasar, perilaku ekonomi, dan analisis kuantitatif, para analis teknikal berusaha untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan menggunakan kinerja di masa lalu. Ada dua bentuk analisis teknikal yang paling umum digunakan, yaitu pola grafik dan indikator teknikal (statistik).

Pengertian Analisis Teknikal

Analisis teknikal adalah sebuah istilah yang digunakan untuk berbagai strategi yang bergantung pada analisa pergerakan harga suatu saham. Sebagian besar analisis teknikal difokuskan untuk menentukan apakah tren saat ini akan berlanjut atau tidak dan, jika tidak, kapan akan berbalik. Beberapa analis teknikal menggunakan trendline, sementara yang lainnya menggunakan pola candlestick, dan lainnya menggunakan bond atau boxes yang dihitung berdasarkan perhitungan matematika. Sebagian besar analis teknikal juga menggunakan beberapa kombinasi alat untuk mengidentifikasi titik entry dan exit. Misalnya, sebuah pola grafik mengindikasikan titik entry untuk membuka posisi short, namun trader akan melihat Moving Average pada kerangka waktu yang berbeda untuk mengonfirmasi peluang terjadinya penurunan.

Sejarah Singkat Analisis Teknikal

Analisis teknikal saham dan tren telah digunakan selama ratusan tahun. Di Eropa, Joseph de la Vega menggunakan analisis teknikal untuk memprediksi pasar Belanda pada abad ke-17. Namun, di era modern, analisis teknikal sangat dipengaruhi oleh Charles Dow, William P. Hamilton, Robert Rhea, Edson Gould, dan lainnya – termasuk seorang penari ballroom bernama Nicolas Darvas. Orang-orang tersebut memperkenalkan sebuah perspektif baru dalam mengukur pasang surut pasar berdasarkan harga tertinggi dan terendah pada grafik dibandingkan dengan informasi terkait perusahaan. Kumpulan teori analisis teknikal kemudian digabungkan dan diformalkan pada tahun 1948, melalui penerbitan buku Technical Analysis of Stock Trends oleh Robert D. Edwards dan John Magee.

Pola candlestick berasal dari para pedagang Jepang yang ingin mendeteksi pola perdagangan atas panen padi mereka. Pada tahun 1990-an, pola ini menjadi populer di AS, terlebih setelah munculnya internet day trading. Untuk menemukan sebuah pola baru yang dapat digunakan sebagai rekomendasi trading, para investor menganalisis grafik saham di masa lalu. Pola pembalikan candlestick khususnya, yang sangat penting bagi investor untuk mengidentifikasi pembalikan, selain beberapa pola candlestick lainnya yang juga cukup umum digunakan. Pola candlestick Doji dan Engulfing misalnya, yang keduanya digunakan untuk memprediksi potensi pembalikan bearish.

Cara Menggunakan Analisis Teknikal

Prinsip dasar analisis teknikal adalah harga pasar telah mencerminkan semua informasi yang dapat memengaruhi pasar. Oleh karenanya, investor tidak perlu melihat perkembangan ekonomi, fundamental, atau perkembangan terbaru lainnya karena semuanya telah dicerminkan oleh harga. Terkait psikologi pasar secara keseluruhan, para analis teknikal percaya bahwa harga bergerak dalam tren dan sejarah cenderung berulang. Ada dua cara untuk menggunakan analisis teknikal, yaitu pola grafik dan indikator teknikal (statistik).

Pola grafik adalah bentuk subjektif dari analisis teknikal, di mana para penggunanya berusaha untuk mengidentifikasi area support dan resistance pada grafik dengan mencari pola tertentu. Pola-pola ini, yang didukung oleh faktor psikologis, dirancang untuk memprediksi kemana arah harga, setelah breakout atau breakdown dari titik harga dan waktu tertentu. Misalnya, pola ascending triangle adalah pola bullish yang menunjukkan area resistance. Penembusan ke atas resistance dapat menyebabkan volume naik secara signifikan.

Indikator teknikal adalah bentuk statistik dari analisis teknikal di mana para penggunanya memasukkan data harga dan volume ke dalam berbagai rumus matematika. Indikator teknikal yang paling populer adalah Moving Average, yang dapat memperhalus data harga sekaligus untuk mempermudah mengenali tren. Ada juga indikator teknikal yang perhitungannya lebih kompleks seperti Moving Average Convergence Divergence (MACD), yang menghitung hubungan antara beberapa Moving Average. Sebagian besar sistem trading didasarkan pada indikator teknikal karena dapat dihitung secara kuantitatif.

Perbedaan Antara Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental

Analisis fundamental dan analisis teknikal adalah dua faksi besar di bidang keuangan. Sementara analis teknikal percaya bahwa pendekatan terbaik adalah mengikuti tren yang terbentuk melalui pergerakan harga, analis fundamental percaya bahwa pasar sering berada di luar nilai intrinsiknya. Analis fundamental akan mengabaikan tren grafik, dan sebaliknya akan menganalisa neraca serta profil pasar perusahaan untuk mencari nilai intrinsik. Ada banyak contoh investor sukses yang menggunakan analisis fundamental atau teknikal untuk melakukan trading atau bahkan mereka menggabungkan keduanya. Akan tetapi, secara keseluruhan, analisis teknikal lebih cocok untuk investasi jangka pendek, sedangkan analisis fundamental lebih cocok untuk investasi jangka panjang.

Kekurangan Analisis Teknikal

Sama seperti strategi lainnya, analisis teknikal juga memiliki kekurangan. Grafiknya dapat disalahartikan. Polanya dapat terbentuk ketika volume perdagangan rendah. Periode moving average yang digunakan mungkin terlalu panjang atau pendek. Selain itu, analisis teknikal saham dan tren juga memiliki kekurangan unik lainnya.

Karena semakin banyak strategi, alat, dan teknik analisis teknikal yang digunakan, maka hal ini dapat berdampak terhadap pergerakan harga. Misalnya, apakah sebuah pola three black crows terbentuk karena harga memberikan sinyal pembalikan bearish atau karena trader secara keseluruhan setuju bahwa kemunculan pola tersebut harus diikuti oleh pembalikan bearish dan mewujudkannya dengan membuka posisi jual? Meskipun ini adalah pertanyaan yang menarik, namun seorang analis teknikal sejati sebenarnya tidak peduli selama strategi trading yang digunakannya dapat bekerja dengan baik.

Bagikan melalui

POSTINGAN TERBARU

...
Usury Rate

AGT 10

...
Unlawful Loan

AGT 10

...
Payday Loan

AGT 10

...
Usury

AGT 10

Dapatkan analisa dan berita forex dan komoditi langsung ke email Anda!

SUBSCRIBE NEWSLETTER KAMI

# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z