Berita Minyak 13 Mei 2022

Harga minyak mentah berjangka WTI naik lebih dari 1% menjadi di atas $107,5 per barel di tengah adanya kekhawatiran terhadap masalah pasokan lebih lanjut dari Rusia.

Potensi terjadinya embargo minyak Rusia oleh Uni Eropa juga turut mendongkrak harga minyak. Terlebih, hubungan antara kedua pihak juga kian memanas pasca Rusia memberlakukan sanksi terhadap beberapa perusahaan Uni Eropa.

Meskipun demikian, dalam basis mingguan, harga minyak masih turun sekitar 2% di tengah adanya kekhawatiran bahwa tingkat inflasi yang tinggi, pertumbuhan ekonomi global yang lebih rendah, dan pembatasan sosial di China akan mengurangi permintaan minyak.

Kenaikan suku bunga di AS – yang juga mendorong Dolar AS ke level tertinggi 20 tahun, turut membebani harga minyak mentah karena Dolar AS yang lebih mahal membuat harga minyak menjadi lebih mahal bagi pembeli dalam mata uang lainnya.

Di tempat terpisah, sebuah laporan IEA pada hari Kamis menekankan adanya beberapa faktor yang saling bertentangan di pasar, di mana peningkatan produksi minyak mentah di Timur Tengah dan AS serta melambatnya pertumbuhan permintaan “diperkirakan akan mengurangi defisit pasokan di tengah terganggunya pasokan minyak dari Rusia”.

Dapatkan analisa dan berita forex dari komoditi langsung ke email Anda !

SUBSCRIBE NEWSLETTER KAMI