Harga emas melanjutkan tren positifnya dengan bergerak naik ke sekitar level $4230 per troy ons.
Hal ini terjadi setelah Federal Reserve memutuskan untuk memangkas suku bunganya seperti yang telah diperkirakan sebelumnya. Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan The Fed tengah mempertimbangkan apakah langkah ke depan akan berupa pelonggaran yang lebih lambat, pemangkasan kecil, atau justru memangkas dengan lebih agresif. Ia juga menegaskan bahwa kenaikan suku bunga tidak masuk dalam rencana saat ini.
The Fed sejauh ini masih memproyeksikan satu kali pemangkasan suku bunga pada tahun 2026, namun memberikan sinyal bahwa ketidakpastian mengenai arah dan besaran pelonggaran tetap besar. Di sisi lain, The Fed menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi sembari memangkas perkiraan inflasi untuk tahun 2025 dan 2026.
Situasi geopolitik turut mendongkrak daya tarik emas sebagai aset safe haven. Dua isu yang menjadi perhatian adalah tindakan AS yang mencegat kapal tanker yang tengah dikenai sanksi di dekat Venezuela, serta masih adanya ketidakpastian seputar kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina.
