Harga minyak mentah WTI bergerak stabil di sekitar level $62.50 per barel di tengah masih berlanjutnya pembicaraan nuklir antara AS dan Iran. Presiden Iran baru-baru ini menyatakan bahwa negaranya akan melanjutkan pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat, yang hasilnya sejauh ini telah berkembang pesat. Kendati demikian, ia mengesampingkan ancaman dari AS dan menekankan Iran tidak akan menyerahkan hak-haknya.
Sementara itu, keputusan Moody’s untuk menurunkan peringkat kredit pemerintah AS memicu kekhawatiran seputar prospek ekonomi global.
Pekan lalu, harga minyak sempat naik lebih dari 1% pasca AS dan China – dua konsumen minyak terbesar di dunia – sepakat untuk menunda kebijakan tarif terbarunya selama 90 hari, dan berkomitmen untuk menurunkan tarif secara signifikan.
Di tempat terpisah, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencananya untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna mengakhiri perang di Ukraina. Hal ini terjadi beberapa hari setelah Rusia dan Ukraina melakukan pertemuan secara langsung di Istanbul.


