BerandaBeritaHarga Emas Turun, Pasar Cermati Data Ekonomi AS dan Geopolitik Global

Harga Emas Turun, Pasar Cermati Data Ekonomi AS dan Geopolitik Global

Harga emas turun ke sekitar level $4440 per troy ons sementara para pelaku pasar mencermati data ekonomi Amerika Serikat yang beragam dan dinamika geopolitik global.

Data terbaru mengungkapkan bahwa jumlah lowongan pekerjaan di AS turun lebih besar dari perkiraan – sinyal mulai melemahnya permintaan tenaga kerja. Selain itu, pertumbuhan jumlah tenaga kerja di sektor swasta juga tercatat lebih rendah dari ekspektasi. Meski demikian, laporan dari Institute for Supply Management (ISM) justru menunjukkan sektor jasa AS tumbuh lebih tinggi dari perkiraan.

Dengan kondisi tersebut, investor kini menantikan rilis data nonfam payrolls pada hari Jumat untuk mencari petunjuk lebih lanjut terkait arah kebijakan moneter bank sentral AS. Pasar saat ini memperkirakan The Fed akan melakukan dua kali pemangkasan suku bunga sepanjang tahun ini, meskipun kepastiannya sangat bergantung pada perkembangan data ketenagakerjaan.

Dari sisi geopolitik, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan rencananya untuk mengambil kendali penjualan minyak mentah Venezuela. Pemerintah AS juga kembali menyita kapal tanker yang memiliki keterkaitan dengan Venezuela. Di saat yang sama, AS mengonfirmasi adanya pembahasan mengenai kemungkinan akuisisi Greenland, termasuk opsi yang melibatkan aspek militer, sehingga membuat tensi geopolitik kian memanas.

Sementara itu, dari Asia, bank sentral China kembali menjadi sorotan setelah memperpanjang aksi pembelian emasnya hingga 14 bulan berturut-turut. Langkah ini mencerminkan adanya upaya diversifikasi cadangan devisa di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Signal Forex Akurat

Baca Juga