BerandaIstilahExternal Economies of Scale

External Economies of Scale

External Economies of Scale terjadi di luar perusahaan individual tetapi dalam industri yang sama. Ingatlah bahwa dalam ilmu ekonomi, skala ekonomi berarti semakin banyak unit yang diproduksi suatu bisnis, semakin sedikit biaya untuk memproduksi setiap unitnya.

External Economies of Scale menggambarkan kondisi serupa, hanya saja terjadi pada seluruh industri, bukan pada perusahaan. Misalnya, jika sebuah kota menciptakan jaringan transportasi yang lebih baik untuk melayani industri tertentu, maka semua perusahaan di industri tersebut akan mendapatkan keuntungan dari jaringan transportasi baru tersebut, dan mengalami penurunan biaya produksi.

Ketika suatu industri tumbuh lebih besar atau menjadi terkelompok di satu lokasi—misalnya, perbankan dan jasa keuangan di New York atau London—maka biaya rata-rata melakukan bisnis dalam industri tersebut dalam jangka panjang menjadi lebih rendah, dan kita memiliki perekonomian eksternal. skala. Dalam perekonomian eksternal, biaya juga mungkin turun karena meningkatnya spesialisasi, pelatihan pekerja yang lebih baik, inovasi yang lebih cepat, atau hubungan bersama dengan pemasok. Faktor-faktor ini biasanya disebut sebagai eksternalitas positif; eksternalitas negatif tingkat industri disebut diseconomies eksternal.

Dasar-dasar External Economies of Scale

Bisnis di industri yang sama cenderung berkumpul bersama. Misalnya, sebuah studio film mungkin menentukan bahwa California adalah lokasi yang sangat baik untuk pembuatan film sepanjang tahun, sehingga studio tersebut pindah ke Hollywood. Produser film baru juga pindah ke Hollywood karena terdapat lebih banyak operator kamera, aktor, perancang kostum, dan penulis skenario di wilayah tersebut. Kemudian, lebih banyak studio mungkin memutuskan untuk pindah ke Hollywood untuk memanfaatkan tenaga kerja khusus dan infrastruktur yang sudah ada, berkat keberhasilan perusahaan pertama. Ketika semakin banyak perusahaan yang sukses di bidang yang sama, pendatang baru di industri dapat mengambil keuntungan dari manfaat yang lebih lokal. Masuk akal bagi industri untuk berkonsentrasi pada bidang yang sudah kuat.

Ekonomi Aglomerasi

Jika dua atau lebih industri yang berbeda saling menguntungkan satu sama lain, maka akan terjadi External Economies of Scale di seluruh kelompok industri. Fenomena ini terkadang disebut “perekonomian aglomerasi”, di mana bisnis berlokasi berdekatan satu sama lain dan dapat berbagi sumber daya dan efisiensi. Hal ini mirip dengan konsep sinergi tata kelola bisnis.

Skala ekonomi yang terjadi di luar perusahaan, namun memberikan manfaat bagi semua perusahaan dalam suatu industri dapat mencakup hal-hal berikut:

  • Metode produksi baru
  • Moda transportasi
  • Keringanan pajak pemerintah
  • Peningkatan tarif terhadap pesaing asing
  • Penggunaan baru obat resep atau produk lain di luar label

Pro dan Kontra External Economies of Scale

External Economies of Scale mempunyai beberapa keunggulan. Ini termasuk yang berikut:

  • Egalitarian: Semua bisnis dalam suatu industri menikmati skala ekonomi ini secara setara.
  • Pertumbuhan: External Economies of Scale dapat mendorong pertumbuhan industri di wilayah tertentu dan juga dapat mendorong pesatnya perkembangan ekonomi industri pendukung dan seluruh kota atau wilayah geografis secara umum.
  • Biaya yang lebih rendah: Selain menurunkan biaya produksi dan operasional, skala ekonomi juga dapat mengurangi biaya variabel per unit karena efisiensi dan sinergi operasional.

Namun External Economies of Scale juga bukannya tanpa kelemahan. Kerugian tersebut antara lain:

  • Kurangnya kendali: Masing-masing perusahaan tidak mempunyai kendali langsung atas apa yang terjadi secara eksternal. Secara khusus, hal ini berarti bahwa suatu perusahaan tidak akan memiliki keunggulan kompetitif, karena perusahaan tidak dapat mengecualikan pesaingnya untuk mendapatkan keuntungan juga.
  • Lokasi terbatas: External Economies of Scale dapat berkembang begitu kuat di satu wilayah geografis sehingga sulit bagi perusahaan dalam industri tertentu untuk berlokasi di wilayah lain.
  • Ketidakstabilan perusahaan: Sebuah bisnis mungkin tidak dapat mengeksploitasi perekonomian eksternal yang ada karena kelemahan internalnya, seperti manajemen yang buruk, atau keadaan lainnya.

Contoh External Economies of Scale dalam Kehidupan Nyata

Dari akhir tahun 1960-an hingga awal tahun 1990-an, episentrum sektor teknologi tinggi AS adalah wilayah di luar Boston. Rute tersebut dikenal dengan nama Route 128, yang diambil dari nama jalan bebas hambatan yang mengelilingi kota, dan disekitarnya terdapat sekelompok perusahaan teknologi yang bertumbuh—termasuk perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bisnis komputer yang sedang berkembang.

Berbagai faktor menarik para wirausahawan di sana, termasuk kedekatannya dengan perusahaan dan lembaga pendidikan yang memiliki pusat penelitian dan sumber daya manusia, perusahaan jasa keuangan dan modal ventura, serta pangkalan militer. Dan semakin banyak bisnis yang datang, semakin besar pula External Economies of Scale yang berkembang, sehingga memudahkan lebih banyak usaha untuk mendapatkan fasilitas, tenaga kerja terampil, pemasok, sub-kontraktor, dan layanan pendukung—dan memasarkan diri mereka sendiri, dengan mengadakan konvensi dan konferensi. Menariknya, menjelang akhir abad ke-20, Route 128 dikalahkan sebagai pusat industri teknologi tinggi oleh Silicon Valley di San Francisco Bay Area, tempat External Economies of Scale bertumbuh—seperti yang cenderung terjadi di California— lebih besar, lebih cepat, dan dalam skala yang lebih besar.

Baca Artikel Lainnya

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya