BerandaIstilahFirst Mover

First Mover

First Mover adalah layanan atau produk yang memperoleh keunggulan kompetitif dengan menjadi yang pertama memasarkan produk atau layanan. Menjadi yang pertama biasanya memungkinkan perusahaan membangun pengenalan merek dan loyalitas pelanggan yang kuat sebelum pesaing memasuki arena. Keuntungan lainnya termasuk waktu tambahan untuk menyempurnakan produk atau layanannya dan menetapkan harga pasar untuk barang baru tersebut. First Mover dalam suatu industri hampir selalu diikuti oleh pesaing yang berupaya memanfaatkan keberhasilan First Mover dan memperoleh pangsa pasar. Seringkali, First Mover telah memiliki pangsa pasar yang cukup dan basis pelanggan yang cukup kuat sehingga dapat mempertahankan sebagian besar pasar.

Contoh First Mover

Bisnis dengan keunggulan sebagai First Mover mencakup inovator, Amazon (NASDAQ: AMZN) dan eBay (NASDAQ: EBAY). Amazon menciptakan toko buku online pertama, yang sangat sukses. Pada saat pengecer lain membangun kehadiran toko buku online, Amazon telah mencapai pengakuan merek yang signifikan dan memanfaatkan keunggulannya sebagai First Mover dalam memasarkan serangkaian produk tambahan yang tidak terkait. Menurut peringkat “Perusahaan Paling Inovatif di Dunia” tahun 2019 versi Forbes, Amazon menempati peringkat kedua. Perusahaan ini memiliki pendapatan tahunan sebesar $280 miliar dan, hingga akhir tahun 2019, memiliki tingkat pertumbuhan penjualan tahunan sebesar 20%. eBay membangun situs lelang online pertama yang bermakna pada tahun 1995 dan terus menjadi situs belanja populer di seluruh dunia. Perusahaan ini menduduki peringkat ke-43 dalam daftar perusahaan inovatif versi Forbes. Perusahaan ini menghasilkan pendapatan tahunan sebesar $287 miliar, dengan tingkat pertumbuhan penjualan tahunan sebesar 2,8%.

Keuntungan First Mover

Menjadi pihak pertama yang mengembangkan dan memasarkan suatu produk memberikan banyak keuntungan utama yang memperkuat posisi perusahaan di pasar. Misalnya, perusahaan yang bergerak pertama sering kali mendapatkan perjanjian eksklusif dengan pemasok, menetapkan standar industri, dan mengembangkan hubungan yang kuat dengan pengecer. Keunggulan lainnya antara lain Pengenalan nama merek adalah keuntungan utama bagi First Mover. Hal ini tidak hanya menimbulkan loyalitas di antara pelanggan yang sudah ada, namun juga menarik pelanggan baru terhadap produk suatu perusahaan, bahkan setelah perusahaan lain memasuki pasar. Pengenalan nama merek juga memposisikan perusahaan untuk mendiversifikasi penawaran dan layanan. Contoh pengenalan nama merek yang dominan bagi para first-mover adalah minuman ringan raksasa Coca-Cola (NYSE: KO), raksasa aditif otomatis STP (NYSE: ENR), dan titan sereal kotak Kellogg (NYSE: K).

Skala ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan manufaktur atau produk berbasis teknologi, merupakan keuntungan besar bagi para First Mover (first mover). First Mover dalam suatu industri memiliki kurva pembelajaran yang lebih panjang, yang seringkali memungkinkan mereka untuk menetapkan cara yang lebih hemat biaya dalam memproduksi atau mengirimkan suatu produk sebelum bersaing dengan bisnis lain.

Peralihan biaya memungkinkan First Mover membangun fondasi bisnis yang kuat. Setelah pelanggan membeli produk First Mover, beralih ke produk pesaing mungkin memerlukan biaya yang mahal. Misalnya, perusahaan yang menggunakan sistem operasi Windows kemungkinan besar tidak akan beralih ke sistem operasi lain, antara lain karena biaya yang terkait dengan pelatihan ulang karyawan.

Kekurangan First Mover

Meskipun memiliki banyak keuntungan menjadi First Mover, ada juga kerugiannya. Misalnya, bisnis lain dapat meniru dan menyempurnakan produk First Mover, sehingga dapat merebut pangsa pasar First Mover. Selain itu, sering kali dalam perlombaan untuk menjadi yang pertama memasuki pasar, sebuah perusahaan mungkin mengabaikan fitur-fitur produk utama demi mempercepat produksi. Jika pasar merespons dengan buruk, maka pendatang baru dapat memanfaatkan kegagalan perusahaan First Mover dalam menghasilkan produk yang selaras dengan kepentingan konsumen; dan biaya untuk menciptakan versus biaya untuk meniru sangatlah tidak proporsional.

Baca Artikel Lainnya

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya