Harga emas kembali membukukan rekor tertinggi, yaitu $3750 per troy ons. Kenaikan ini ditopang oleh menguatnya ekspektasi seputar pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve sepanjang tahun ini.
Pekan lalu, The Fed memangkas suku bunga untuk pertama kalinya pada tahun ini dan memberikan sinyal akan menurunkan suku bunganya lebih lanjut seiring melemahnya pasar tenaga kerja. Kondisi ini membuat para investor berspekulasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunganya dua kali lagi, masing-masing sebesar 25 basis poin, pada sisa pertemuan The Fed tahun ini.
Namun, sejumlah pejabat The Fed menegaskan perlunya pendekatan yang hati-hati dalam menentukan arah kebijakan moneter. Ketua The Fed St. Louis, Alberto Musalem, menilai ruang untuk melakukan pelonggaran lebih lanjut cenderung terbatas, mengingat masih tingginya tingkat inflasi.
Saat ini, para investor menantikan pernyataan terbaru dari Ketua The Fed Jerome Powell mengenai prospek ekonomi pada hari ini, serta rilis data indeks harga PCE pada hari Jumat mendatang, untuk mencari sinyal tambahan terkait arah kebijakan moneter The Fed di masa mendatang.
