BerandaBeritaBerita Emas 8 Desember 2025

Berita Emas 8 Desember 2025

Harga emas bertahan di sekitar level $4200 per troy ons setelah sempat mencatatkan kinerja negatif pada perdagangan pekan lalu. Para investor kini cenderung bersikap hati-hati sembari menunggu hasil pertemuan terakhir Federal Reserve tahun ini.

Para investor memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga acuannya. Sejumlah data ekonomi terbaru turut memperkuat ekspektasi tersebut, mulai dari laporan ketenagakerjaan AS yang menunjukkan hasil beragam hingga inflasi inti yang masih sejalan dengan perkiraan. Kondisi ini membuka ruang bagi The Fed untuk kembali melonggarkan kebijakan moneternya.

Para investor saat ini memperkirakan peluang The Fed memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin adalah sekitar 88%. Jika terealisasi, suku bunga acuan akan berada di kisaran 3,75% hingga 4,0%. Tak hanya itu, para investor juga memperkirakan masih akan ada dua kali lagi pemangkasan suku bunga sepanjang tahun depan.

Selain keputusan suku bunga, perhatian para investor juga akan tertuju pada proyeksi ekonomi The Fed, khususnya untuk periode 2026 dan seterusnya. Proyeksi ini dinilai penting untuk membaca arah kebijakan moneter bank sentral dalam jangka menengah.

Dari sisi data ekonomi, rilis laporan Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) pada hari Selasa akan menjadi fokus investor. Data ini diharapkan dapat memberikan gambaran terakhir terkait kondisi pasar tenaga kerja AS sebelum The Fed mengumumkan keputusannya.

Sementara itu, dari Asia, sentimen positif untuk emas juga datang dari China. Bank sentral China kembali menambah cadangan emasnya, sehingga total kepemilikan emasnya mencapai sekitar 74,12 juta troy ons. Langkah ini menunjukkan berlanjutnya strategi diversifikasi cadangan devisa China, yang turut menopang permintaan emas di pasar global.

Baca Juga