Harga minyak mentah WTI turun ke sekitar level $63 per barel seiring meningkatnya kekhawatiran atas potensi meningkatnya pasokan minyak global serta kemungkinan tercapainya gencatan senjata di Gaza.
Menurut sebuah laporan, OPEC+ berencana untuk meningkatkan produksi minyaknya sebesar 137,000 barel per hari (bph) mulai bulan November. Sementara itu, ekspor minyak dari wilayah Kurdistan, Irak, melalui jalur pipa Irak-Turki kembali berjalan. Langkah ini tercapai setelah adanya kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat antara Pemerintah Regional Kurdistan (KRG), Baghdad, Turki, dan operator asing.
Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan telah mencapai kesepatakan awal terkait rencana perdamaian untuk Gaza yang mencakup 20 poin. Trump memperingatkan, jika Hamas menolak rencana tersebut, Israel akan mendapatkan lampu hijau darinya untuk melanjutkan operasi militer dengan dukungan penuh Washington.
Sementara itu, Uni Eropa kembali memberlakukan sanksi terhadap Iran karena dinilai tidak mematuhi kesepakatan nuklir. Langkah tersebut diambil setelah PBB mengambil langkah serupa.
