BerandaIstilahCapital Employed

Capital Employed

Capital Employed, juga dikenal sebagai dana yang digunakan, adalah jumlah total capital employed untuk perolehan laba oleh perusahaan atau proyek. Capital employed juga dapat merujuk pada nilai semua aset yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan pendapatan.

Dengan menggunakan modal, perusahaan berinvestasi untuk masa depan jangka panjang perusahaan. Capital employed sangat membantu karena digunakan dengan metrik keuangan lainnya untuk menentukan laba atas aset perusahaan serta seberapa efektif manajemen dalam menggunakan modal.

Rumus dan Perhitungan Capital Employed

Capital employed dihitung dengan mengambil total aset dari neraca dan mengurangi kewajiban lancar, yang merupakan kewajiban keuangan jangka pendek.

Capital employed dapat dihitung dengan menambahkan aset tetap ke modal kerja, atau dengan menambahkan ekuitas – yang ditemukan di bagian ekuitas pemegang saham di neraca – ke kewajiban tidak lancar, yang berarti kewajiban jangka panjang.

 

Apa yang Dapat Disampaikan oleh Capital Employed

Capital employed dapat memberikan gambaran tentang bagaimana perusahaan menginvestasikan uangnya. Namun, ini adalah istilah yang sering digunakan yang pada saat yang sama sangat sulit untuk didefinisikan karena ada begitu banyak konteks yang dapat digunakan. Semua definisi umumnya mengacu pada investasi modal yang diperlukan agar bisnis dapat berfungsi.

Investasi modal termasuk saham dan kewajiban jangka panjang. Ini juga mengacu pada nilai aset yang digunakan dalam operasi bisnis. Dengan kata lain, ini adalah ukuran nilai aset dikurangi kewajiban saat ini. Kedua ukuran ini dapat ditemukan di neraca. Kewajiban lancar adalah bagian dari utang yang harus dibayar kembali dalam waktu satu tahun. Dengan cara ini, capital employed adalah perkiraan yang lebih akurat dari total aset.

Capital employed lebih baik ditafsirkan dengan menggabungkannya dengan informasi lain untuk membentuk metrik analisis seperti pengembalian atas capital employed (ROCE).

Return on Capital Employed (ROCE)

Capital employed terutama digunakan oleh para analis untuk menentukan return on capital employed (ROCE). Seperti halnya return on assets (ROA), investor menggunakan ROCE untuk mendapatkan perkiraan berapa return mereka di masa depan. Return on capital employed (ROCE) dianggap sebagai rasio profitabilitas. Rasio ini membandingkan laba operasi bersih dengan capital employed dan memberi tahu investor berapa banyak setiap dolar pendapatan yang dihasilkan dengan setiap dolar capital employed.

Beberapa analis lebih memilih return on capital employed daripada laba atas ekuitas dan laba atas aset karena rasio ini mempertimbangkan pembiayaan jangka panjang, dan merupakan pengukur yang lebih baik untuk kinerja atau profitabilitas perusahaan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Return on capital employed yang lebih tinggi menunjukkan perusahaan yang lebih efisien, setidaknya dalam hal penggunaan modal. Angka yang lebih tinggi juga dapat mengindikasikan perusahaan dengan banyak uang tunai di tangan karena uang tunai termasuk dalam total aset. Akibatnya, tingkat kas yang tinggi terkadang dapat mempengaruhi metrik ini.

Return on capital employed capital employed dihitung dengan membagi laba operasi bersih, atau laba sebelum bunga dan pajak (EBIT), dengan capital employed. Cara lain untuk menghitungnya adalah dengan membagi laba sebelum bunga dan pajak dengan selisih antara total aset dan kewajiban lancar.

Contoh Cara Menggunakan Capital Employed

Mari kita hitung laba historis atas modal yang digunakan oleh tiga perusahaan teknologi-Alphabet Inc., Apple Inc., dan Microsoft Corporation-untuk tahun fiskal yang berakhir pada tahun 2021

Dari ketiga perusahaan tersebut, Apple Inc. memiliki return on capital employed paling tinggi yaitu 29,9%. Return on capital employed sebesar 29,9% berarti bahwa untuk setiap dolar yang diinvestasikan dalam capital employed selama 12 bulan yang berakhir pada 30 September 2021, perusahaan tersebut menghasilkan hampir 30 sen laba. Investor tertarik dengan rasio ini untuk melihat seberapa efisien perusahaan menggunakan capital employed serta strategi pembiayaan jangka panjangnya.

Baca Artikel Lainnya

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya