Flat Tax

Flat Tax adalah tarif pajak tunggal yang diterapkan kepada semua wajib pajak tanpa memandang pendapatannya. Menerapkan Flat Tax berarti pembayar pajak tidak dapat mengambil pengurangan atau pengecualian. Kebanyakan sistem Flat Tax atau argumen yang mendukung sistem Flat Tax tidak mengenakan pajak atas pendapatan dari dividen, distribusi, keuntungan modal, atau investasi lainnya. Kebalikan dari pajak rami adalah pajak progresif, dimana tarif pajak naik seiring dengan bertambahnya pendapatan wajib pajak.

Memahami Flat Tax

Para pendukung sistem Flat Tax berpendapat bahwa sistem ini memberikan insentif kepada pembayar pajak untuk memperoleh penghasilan lebih banyak karena mereka tidak akan dikenakan sanksi oleh tarif yang lebih tinggi dan golongan pajak yang lebih tinggi berdasarkan tingkat pendapatan mereka. Selain itu, sistem Flat Tax dapat membuat pengajuan pengembalian pajak lebih mudah. Kritik terhadap Flat Tax berpendapat bahwa sistem seperti itu membebani mereka yang berpenghasilan rendah dan menurunkan tarif pajak bagi orang kaya. Beberapa kritikus berpendapat bahwa sistem pajak progresif lebih adil daripada kebijakan Flat Tax.

Flat Tax vs. Regressive and Progressive Taxes

Regressive Tax /Pajak Regresif

Meskipun Flat Tax mengenakan persentase pajak yang sama pada semua individu tanpa memandang pendapatannya, banyak yang melihatnya sebagai pajak regresif. Pajak regresif membebankan beban pajak yang lebih besar pada mereka yang berpendapatan lebih rendah dibandingkan mereka yang berpendapatan lebih tinggi karena sebagian besar dana masyarakat berpendapatan rendah digunakan untuk pajak. Meskipun wajib pajak yang berpenghasilan lebih tinggi membayar persentase yang sama, pendapatan mereka yang lebih besar berarti beban keuangan mereka lebih mudah ditanggung.

Pajak penjualan adalah contoh Flat Tax yang dianggap regresif. Jika dua orang masing-masing membeli kaos senilai $100 dan membayar pajak penjualan sebesar 7%, maka orang yang mempunyai uang lebih sedikit membelanjakan sebagian besarnya untuk pajak dibandingkan orang yang mempunyai lebih banyak uang.

Progressive Tax / Pajak Progresif

Sebaliknya, tarif pajak progresif lebih berdampak pada pekerja berupah tinggi dibandingkan pekerja berupah rendah. Di Amerika Serikat, sistem pajak penghasilan bersifat progresif dan saat ini mempunyai tujuh golongan pajak penghasilan dengan tarif masing-masing sebesar 10%, 12%, 22%, 24%, 32%, 35%, dan 37%. Untuk tahun pajak 2023, individu yang memperoleh penghasilan kena pajak sebesar $11.000 atau kurang akan dikenakan pajak marjinal 10%. Mereka yang berpenghasilan lebih dari $578.125 membayar hingga 37% dari penghasilan mereka. Untuk tahun 2024, angka tersebut meningkat menjadi $11,600 atau kurang dan $609,350.

Sejarah Penggunaan Flat Tax

Rusia adalah negara terbesar di dunia yang menerapkan Flat Tax, mengenakan Flat Tax sebesar 13% atas penghasilan pribadi. Pada tahun 2021, negara ini beralih ke pajak progresif untuk meningkatkan pendapatan pajak. Negara lain yang telah menggunakan sistem Flat Tax adalah Estonia, Latvia, dan Lituania. Namun, baik Latvia maupun Lituania juga telah berubah menjadi sistem perpajakan progresif. Greenland menggunakan sistem Flat Tax yang dapat disesuaikan setiap tahunnya. Untuk perorangan, tarif pajak berkisar antara 36% hingga 44%, tergantung kotamadya.

Kesimpulan

Flat Tax adalah pajak yang menerapkan tarif yang sama untuk semua tingkat pendapatan. Untuk pajak penghasilan, AS menerapkan sistem pajak progresif yang memberikan beban pajak yang lebih rendah kepada pembayar pajak berpendapatan rendah dan menengah. Individu dan keluarga berpenghasilan tinggi membayar bagian pajak yang lebih besar.

Baca Artikel Lainnya

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya