Flip

Flip umumnya mengacu pada perubahan arah yang dramatis dalam posisi investasi, misalnya dari jangka panjang ke jangka pendek. Tergantung pada konteks atau jenis investasinya, kata ‘flip’ dapat memiliki arti berbeda. Setidaknya ada empat contoh berbeda termasuk perdagangan teknis; investasi Real Estate; investasi penawaran umum perdana (IPO); dan pengelolaan dana profesional.

Memahami MemFlip

PemFlipan, atau pemFlipan posisi seseorang di pasar, dapat menjadi cara efektif untuk menghasilkan keuntungan dari tren teknis baru. Seringkali, gagasan pemFlipan dianggap sebagai strategi jangka pendek, namun belum tentu demikian. Di bawah ini, kita melihat lebih dekat berbagai penggunaan istilah ‘flip’ di bidang keuangan.

  • Perdagangan Teknis: Dalam perdagangan teknis, investor dapat mengubah posisinya dari net long menjadi net short atau seFlipnya berdasarkan aksi harga. Mereka mungkin melakukan ini untuk mendapatkan keuntungan dari tren baru, namun durasi tren tersebut mungkin hanya bertahan beberapa minggu atau lebih dari satu tahun tergantung pada trader dan strategi mereka. Dalam konteks perdagangan teknis, flip biasanya dikaitkan dengan peralihan dari lebih banyak posisi long ke lebih banyak posisi short atau seFlipnya. Dalam net long, to net short flip, investor dapat menjual opsi jual pada berbagai harga kesepakatan pada kepemilikan yang mendasarinya untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan harga. Dalam skenario seFlipnya, investor akan meningkatkan posisi buy mereka dalam sekuritas yang bertaruh pada kenaikan harga. Strategi ini memungkinkan pedagang memperoleh keuntungan dari pemFlipan harga yang terjadi dari investasi sekuritas seiring berjalannya waktu.
  • Investasi Real Estat: Secara umum, istilah flip juga dapat merujuk pada strategi investasi real estat di mana investor dapat memperoleh atau mengendalikan aset untuk waktu yang singkat, menambahkan semacam peningkatan pada aset tersebut, dan kemudian menjual, atau memFlip, aset tersebut. untuk mendapatkan keuntungan. Dalam pemFlipan rumah hunian, investor mencoba membeli rumah dengan harga serendah mungkin. Investor ini seringkali memiliki niat dan kemampuan untuk merenovasi rumah untuk meningkatkan nilainya. Setelah renovasi selesai, investor mendaftarkan kembali rumah tersebut dengan harga lebih tinggi dan menjualnya, menyimpan selisihnya untuk mendapatkan keuntungan.
  • IPO: Investasi Penawaran Umum Perdana / Initial Public Offering (IPO) memiliki dinamika serupa. Seorang investor membeli sekuritas dengan harga yang mereka harapkan adalah harga IPO terbaik, baik sebelum, pada, atau beberapa saat setelah pengumuman penjualan IPO yang sebenarnya, namun kapan pembeli menjualnya tergantung pada jenis strategi dan filosofi investasi yang mereka miliki. Pemilik perusahaan berharap dapat mempertahankan saham mereka yang diterbitkan sebelum IPO dan tidak memiliki rencana untuk menjualnya dengan cepat. Biasanya, mereka berharap dapat meningkatkan nilai saham secara substansial selama beberapa tahun. Namun pihak lain yang tidak mampu membeli sebagai orang dalam perusahaan atau investor terakreditasi malah mencari periode apresiasi tercepat yang dapat mereka peroleh dari investasi mereka. Para investor ini mungkin secara khusus mencoba membeli saham IPO serendah mungkin dan menahannya hingga saham tersebut meningkat sebesar 40 hingga 50 persen atau lebih dalam hitungan minggu atau bulan. Mereka mengambil keuntungan dan mencari IPO berikutnya untuk dibatalkan.
  • Manajemen Investasi: Di ​​antara dana makro yang berusaha mengikuti tren pasar yang luas, flipping terkadang juga digunakan. Jika pengelola dana makro yakin potensi kerugian di sektor tertentu tinggi, mereka mungkin memilih untuk mengalihkan aset tersebut ke sektor yang lebih menguntungkan. Flipping jenis ini juga dapat dimanfaatkan oleh investor yang melakukan pendekatan makroekonomi dalam mengelola portofolionya. Beralih dari sektor-sektor yang berisiko ke sektor-sektor dengan peluang keuntungan yang lebih besar dapat menjadi hal yang penting dalam memitigasi risiko-risiko tertentu yang bersifat sistemik atau khusus.

Baca Artikel Lainnya