Harga minyak mentah WTI turun ke sekitar level $60,3 per barel menjelang berlangsungnya pertemuan antara Presiden Amerika Serikat dan Presiden Tiongkok.
Pemimpin kedua negara dijadwalkan untuk bertemu di Korea Selatan guna memfinalisasi kesepakatan dagang yang telah lama dinantikan. Investor berharap pertemuan tersebut akan menghasilkan kemajuan, dan meredakan kekhawatiran atas dampak perang dagang terhadap permintaan minyak global.
Dalam pertemuan itu, Presiden AS Donald Trump juga dikabarkan akan mendesak Tiongkok agar membatasi pembelian minyak dari Rusia, terutama pasca AS menjatuhkan sanksi terhadap dua perusahaan minyak Rusia.
Sementara itu, para pelaku pasar turut menantikan pertemuan OPEC+ pada 2 November mendatang. OPEC+ dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk meningkatkan produksi minyaknya secara moderat pada bulan Desember.
