BerandaIstilahBancassurance

Bancassurance

Bancassurance adalah pengaturan antara bank dan perusahaan asuransi yang memungkinkan perusahaan asuransi untuk menjual produknya kepada basis klien bank. Pengaturan kemitraan ini dapat menguntungkan bagi kedua perusahaan. Bank memperoleh pendapatan tambahan dengan menjual produk asuransi, dan perusahaan asuransi memperluas basis nasabah mereka tanpa menambah tenaga penjualannya.

Memahami Bancassurance

Pengaturan bancassurance adalah hal yang umum di Eropa, di mana praktik ini memiliki sejarah yang panjang. Bank-bank Eropa, seperti Crédit Agricole (Prancis), ABN AMRO (Belanda), BNP Paribas (Prancis), dan ING (Belanda), mendominasi pasar bancassurance global. Namun, gambarannya sangat bervariasi dari satu negara ke negara lain. Sebuah laporan tahun 2013 menemukan bahwa meskipun bancassurance menyumbang 83,6% dari penjualan asuransi jiwa di Italia, 66,2% di Spanyol, 64,2% di Prancis, dan 62,6% di Austria, pangsa pasarnya lebih rendah di Eropa Timur dan tidak ada sama sekali di Inggris dan Irlandia. Amerika Serikat lebih lambat dibandingkan dengan banyak negara lain dalam menerima konsep ini. Sebagian karena pertanyaan apakah bank-bank di AS harus diizinkan untuk menjual asuransi telah menjadi perdebatan selama bertahun-tahun. Di antara isu-isu tersebut adalah: persaingan yang tidak sehat untuk agen asuransi, kemungkinan risiko pada sektor perbankan, dan potensi bank menekan nasabah untuk membeli asuransi agar memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman. Sementara itu, para pendukung berpendapat bahwa bank dan perusahaan asuransi akan mendapatkan keuntungan dari pengaturan ini, bahwa hal ini juga akan memberikan kenyamanan bagi konsumen, dan bahwa persaingan yang ada dapat menyebabkan harga asuransi yang lebih rendah. Undang-Undang Perusahaan Induk Bank tahun 1956 secara efektif melarang banyak bank nasional besar untuk menjual produk asuransi. Namun, apakah sebuah bank dapat menjual asuransi sangat bergantung pada jenis bank dan badan atau lembaga mana yang mengaturnya. Seperti yang dicatat oleh Kantor Akuntansi Umum AS dalam laporan tahun 1990, pada akhir tahun 1980-an, banyak negara bagian mengizinkan bank-bank yang disewa oleh negara bagian untuk menjual sebagian besar jenis asuransi, dan “di kota-kota dengan populasi kurang dari 6.000 jiwa, perusahaan induk bank, bank-bank nasional, dan beberapa bank negara bagian dapat menjual semua jenis asuransi.” Pada tahun 1999, Undang-Undang federal Gramm-Leach-Bliley menghapuskan sebagian besar pembatasan yang tersisa pada bank-bank AS yang menjual produk asuransi sambil terus mengizinkan negara bagian untuk mengatur aspek-aspek lain dari asuransi.

Lembaga Penjamin Simpanan Federal (Federal Deposit Insurance Corporation). “Undang-Undang Perbankan Penting.” Diakses pada 4 Februari 2022.

Pertumbuhan Industri Bancassurance

Pasar bancassurance berkembang di seluruh dunia, terutama untuk asuransi jiwa dan terutama di kawasan Asia Pasifik. Perusahaan riset dan konsultan IMARC Group mengatakan bahwa pasar bancassurance global mencapai nilai $1,268 triliun pada tahun 2021. IMARC memperkirakan pasar akan terus tumbuh dengan laju pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 5,9% dan mencapai nilai $ 1,802 triliun pada tahun 2027. Faktor utama yang mendorong tren ini adalah pertumbuhan “populasi geriatri yang semakin meningkat dengan kebutuhan yang lebih besar akan asuransi kesehatan dan jiwa serta rencana pensiun.”

Keuntungan dan Kerugian Bancassurance

Dari sudut pandang konsumen, bancassurance menawarkan keuntungan dan kerugian. Sisi positifnya, membeli asuransi di bank itu nyaman. Hal ini terutama berlaku di kota-kota kecil di mana agen asuransi mungkin langka, meskipun tidak terlalu banyak lagi sekarang karena asuransi tersedia secara online. Kemudahan tersebut juga dapat mendorong lebih banyak orang Amerika yang membutuhkan asuransi jiwa untuk membelinya. Sisi negatifnya, kemudahan membeli di bank dapat membuat konsumen enggan untuk berbelanja dan mendapatkan harga yang kompetitif untuk asuransi mereka. Ada juga beberapa pertanyaan mengenai seberapa berkualitasnya karyawan bank dalam memberikan saran kepada nasabah mengenai kebutuhan asuransi mereka, dibandingkan dengan agen asuransi dan pialang yang berspesialisasi di bidang tersebut. Bagi bank-bank yang terlibat dalam bancassurance, tampaknya hanya ada sedikit kerugian, kecuali risiko yang mungkin terjadi pada reputasi mereka jika produk asuransi yang dijual oleh karyawan mereka terbukti tidak memadai atau tidak cocok untuk konsumen.

Kesimpulan

Bancassurance bukanlah jenis asuransi, melainkan saluran penjualan untuk menjual produk asuransi melalui bank. Hal ini umum terjadi di sebagian besar dunia saat ini dan semakin diterima di Amerika Serikat. Bagi bank dan perusahaan asuransi, bancassurance dapat menjadi usaha yang menguntungkan. Bagi konsumen, hal ini dapat memberikan kemudahan, meskipun mungkin akan mengurangi minat untuk melakukan perbandingan dan membatasi akses mereka untuk mendapatkan nasihat dari para ahli.

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya

Baca Juga