BerandaIstilahEurocurrency Market

Eurocurrency Market

Eurocurrency Market adalah pasar uang untuk mata uang di luar negara tempat mata uang tersebut menjadi alat pembayaran yang sah. Eurocurrency Market dimanfaatkan oleh bank, perusahaan multinasional, reksa dana, dan dana lindung nilai. Mereka ingin menghindari persyaratan peraturan, undang-undang perpajakan, dan batasan suku bunga yang sering terjadi di perbankan domestik, khususnya di Amerika Serikat. Istilah eurocurrency adalah generalisasi dari eurodolar dan tidak sama dengan mata uang UE, euro. Eurocurrency Market berfungsi di banyak pusat keuangan di seluruh dunia, tidak hanya di Eropa.

Memahami Eurocurrency Market

Eurocurrency Market bermula setelah Perang Dunia II ketika Rencana Marshall untuk membangun kembali Eropa mengirimkan banjir dolar ke luar negeri. Pasar ini berkembang pertama kali di London, karena bank membutuhkan pasar simpanan dolar di luar Amerika Serikat. Dolar yang disimpan di luar Amerika Serikat disebut eurodolar, meskipun dolar tersebut disimpan di pasar di luar Eropa, seperti Singapura atau Kepulauan Cayman.

Eurocurrency Market telah berkembang hingga mencakup mata uang lain, seperti yen Jepang dan pound Inggris, setiap kali mata uang tersebut diperdagangkan di luar pasar dalam negerinya. Namun, pasar eurodolar tetap menjadi yang terbesar.

Suku bunga yang dibayarkan pada deposito di Eurocurrency Market biasanya lebih tinggi dibandingkan di pasar domestik. Hal ini karena penyimpan tidak dilindungi oleh undang-undang perbankan nasional yang sama dan tidak memiliki asuransi simpanan pemerintah. Suku bunga pinjaman mata uang euro biasanya lebih rendah dibandingkan suku bunga di pasar domestik karena alasan yang pada dasarnya sama. Rekening bank Eurocurrency juga tidak tunduk pada persyaratan cadangan yang sama seperti rekening domestik.

Jenis Eurocurrency Market

Eurodolar

Eurodolar adalah mata uang euro pertama, dan masih memiliki pengaruh paling besar. Perlu dicatat bahwa bank-bank AS dapat melakukan operasi di luar negeri dengan menggunakan eurodolar. Anak perusahaan ini sering kali terdaftar di Karibia. Namun, sebagian besar perdagangan sebenarnya terjadi di Amerika Serikat. Eurodolar diperdagangkan sebagian besar dalam semalam, meskipun simpanan dan pinjaman hingga 12 bulan juga dimungkinkan. Transaksi biasanya minimal $25 juta dan dapat mencapai $1 miliar dalam satu deposit.

Euroyen

Pasar euroyen luar negeri didirikan pada tahun 1980an dan diperluas seiring dengan pengaruh ekonomi Jepang. Ketika suku bunga menurun di Jepang pada tahun 1990an, suku bunga yang lebih tinggi yang dibayarkan melalui rekening euroyen menjadi lebih menarik.

obligasi euro

Terdapat pasar obligasi yang aktif bagi negara, perusahaan, dan lembaga keuangan untuk meminjam dalam mata uang di luar pasar domestik mereka. Eurobond pertama diterbitkan oleh perusahaan Italia Autostrade pada tahun 1963. Perusahaan ini meminjam $15 juta selama 15 tahun dalam kesepakatan yang diatur di London dan terdaftar di bursa saham Luksemburg. Penerbitan eurobonds tetap populer di Italia, dan pemerintah Italia menjual eurobonds senilai US$7 miliar pada Oktober 2019. Penting untuk menghindari kebingungan antara eurobonds dan euro bond, yang merupakan obligasi dalam mata uang euro yang diterbitkan oleh negara atau perusahaan di zona euro.

Keuntungan dan Kerugian Eurocurrency Market

Keuntungan utama Eurocurrency Market adalah lebih kompetitif. Mereka secara bersamaan dapat menawarkan suku bunga yang lebih rendah bagi peminjam dan suku bunga yang lebih tinggi bagi pemberi pinjaman. Hal ini sebagian besar disebabkan karena Eurocurrency Market kurang diatur. Pada sisi negatifnya, Eurocurrency Market menghadapi risiko yang lebih tinggi, terutama ketika terjadi pergerakan di bank.

Baca Artikel Lainnya

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya