BerandaIstilahInvestment Thesis

Investment Thesis

Apa itu Investment Thesis?

Istilah Investment Thesis mengacu pada argumen beralasan untuk strategi investasi tertentu, yang didukung oleh penelitian dan analisis. Investment Thesis biasanya disiapkan oleh (dan untuk) investor individu dan bisnis. Dokumen tertulis formal ini dapat disiapkan oleh analis atau profesional keuangan lainnya untuk presentasi kepada klien mereka. 

Memahami Investment Thesis

Seperti yang disebutkan di atas, sebuah Investment Thesis adalah dokumen tertulis yang memberikan informasi tentang potensi investasi. Ini adalah proposal berbasis penelitian dan analisis yang biasanya disusun oleh seorang profesional investasi atau keuangan untuk memberikan wawasan tentang investasi dan untuk mempresentasikan ide-ide investasi. Dalam beberapa kasus, investor akan menyusun Investment Thesis mereka sendiri, seperti halnya dengan pemodal ventura dan perusahaan ekuitas swasta.

Investment Thesis ini dapat digunakan sebagai alat pengambilan keputusan strategis. Investor dan perusahaan dapat menggunakan Investment Thesis untuk memutuskan apakah akan mengejar investasi tertentu atau tidak, seperti saham atau mengakuisisi perusahaan lain. Atau dapat digunakan sebagai cara untuk melihat ke belakang dan menganalisis mengapa keputusan tertentu dibuat sejak awal—dan apakah itu keputusan yang tepat. Menuangkan sesuatu dalam bentuk tulisan dapat berdampak besar pada arah investasi potensial.

Seorang investor membeli saham berdasarkan Investment Thesis bahwa saham tersebut undervalued (nilai di bawah harga sebenarnya). Investment Thesis tersebut menyatakan bahwa investor berencana untuk memegang saham tersebut selama tiga tahun, di mana harganya akan naik untuk mencerminkan nilai sebenarnya. Pada saat itu, saham akan dijual dengan keuntungan. Setahun kemudian, pasar saham jatuh, dan saham pilihan investor ikut jatuh. Investor mengingat Investment Thesis tersebut, mengandalkan integritas kesimpulannya, dan terus memegang saham tersebut.

Itu adalah strategi yang baik kecuali beberapa kejadian yang benar-benar tidak terduga dan sama sekali tidak ada dalam Investment Thesis terjadi. Contohnya mungkin termasuk krisis keuangan 2007-2008 atau suara Brexit yang memaksa Inggris keluar dari Uni Eropa (UE) pada tahun 2016. Ini adalah kejadian yang sangat tidak terduga, dan mereka mungkin memengaruhi Investment Thesis seseorang.

Pertimbangan Khusus 

Investment Thesis umumnya didokumentasikan secara formal, tetapi tidak ada standar universal untuk isinya. Beberapa memerlukan tindakan cepat dan bukan komposisi yang rumit. Ketika sebuah tesis menyangkut tren besar, seperti perspektif makro global, Investment Thesis mungkin didokumentasikan dengan baik dan bahkan mungkin menyertakan sejumlah besar materi promosi untuk presentasi kepada calon mitra investasi.

Manajemen portofolio sekarang menjadi disiplin berbasis ilmu, tidak berbeda dengan teknik atau kedokteran. Seperti di bidang-bidang tersebut, terobosan dalam teori dasar, teknologi, dan struktur pasar terus menerus diterjemahkan ke dalam peningkatan produk dan praktik profesional. Investment Thesis telah diperkuat dengan metode kualitatif dan kuantitatif yang sekarang diterima secara luas.

Contoh dari Investment Thesis

Manajer portofolio dan perusahaan investasi sering memposting informasi tentang Investment Thesis mereka di situs web mereka. Berikut adalah dua contoh saja. 

Morgan Stanley

Morgan Stanley (MS) adalah salah satu perusahaan jasa keuangan terkemuka di dunia. Perusahaan ini menawarkan layanan manajemen investasi, perbankan investasi, sekuritas, dan layanan manajemen kekayaan. Menurut perusahaan, ada lima langkah yang membentuk proses investasinya, termasuk pembuatan ide, penilaian kualitas, valuasi, manajemen risiko, dan konstruksi portofolio.

Ketika mengembangkan Investment Thesis-nya, perusahaan mencoba menjawab tiga pertanyaan sebagai bagian dari langkah penilaian kualitasnya: 

  • “Apakah perusahaan tersebut merupakan pendobrak atau terlindung dari perubahan yang mengganggu?
  • Apakah perusahaan menunjukkan kekuatan keuangan dengan pengembalian modal investasi yang tinggi, margin yang tinggi, konversi kas yang kuat, intensitas modal yang rendah, dan leverage yang rendah?
  • Apakah ada eksternalitas lingkungan atau sosial yang tidak ditanggung oleh perusahaan, atau risiko tata kelola dan akuntansi yang dapat mengubah Investment Thesis?”

Connetic Ventures

Connetic Ventures adalah perusahaan modal ventura yang berinvestasi di perusahaan-perusahaan tahap awal. Perusahaan ini menggunakan data untuk mengembangkan Investment Thesis-nya, yang terdiri dari tiga pilar. Menurut blognya, ada tiga pilar atau prinsip yang berkontribusi pada strategi investasi modal ventura Connetic. Ini termasuk diversifikasi, nilai, dan tindak lanjut—masing-masing memiliki pro dan kontra. 

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya

Baca Juga