BerandaBeritaBerita Emas 15 Januari 2026

Berita Emas 15 Januari 2026

Harga emas melemah ke sekitar level $4610 per troy ons, namun masih berada di sekitar level tertinggi sepanjang masa. Pergerakan ini terjadi ketika para pelaku pasar terus mencermati seberapa dalam potensi penurunan suku bunga oleh The Fed di tengah masih berlanjutnya ketidakpastian ekonomi global.

Data Indeks Harga Produsen (PPI) AS terbaru – baik utama maupun inti, tercatat lebih rendah dari perkiraan. Hasil ini sejalan dengan data Indeks Harga Konsumen (CPI) yang juga lebih rendah dari perkiraan. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed memiliki ruang untuk melakukan beberapa kali pemangkasan suku bunga sepanjang tahun ini.

Meski demikian, sejumlah pejabat The Fed masih bersikap hati-hati. Mereka menilai inflasi berpotensi lebih sulit untuk dikendalikan sepenuhnya, sehingga pelonggaran kebijakan moneter harus tetap dilakukan secara terukur.

Di sisi lain, kekhawatiran terkait independensi The Fed kembali mencuat setelah para pemimpin bank sentral dunia menyampaikan dukungannya terhadap Ketua The Fed Jerome Powell. Dukungan ini muncul menyusul adanya ancaman tuntutan pidana dari pemerintahan Presiden Donald Trump.

Dari aspek geopolitik, Presiden Trump memberikan sinyal akan menunda aksi militer terhadap Iran. Pernyataan tersebut berhasil meredam kekhawatiran akan terjadinya intervensi militer terhadap Amerika Serikat dalam waktu dekat, sehingga sedikit mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Signal Forex Akurat

Baca Juga