BerandaBeritaHarga Minyak Menguat di Tengah Meningkatnya Ketegangan Geopolitik

Harga Minyak Menguat di Tengah Meningkatnya Ketegangan Geopolitik

Harga minyak mentah WTI naik ke sekitar level $58,5 per barel di tengah memanasnya tensi geopolitik global.

Kenaikan harga minyak terutama terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperketat blokade laut terhadap Venezuela. Salah satu strategi terbaru AS adalah menyita kapal tanker minyak. Meski kontribusi minyak Venezuela terhadap total pasokan minyak global relatif kecil, sektor ini tetap menjadi sumber pendapatan krusial bagi pemerintah negara tersebut, sehingga kebijakan tersebut dinilai berpotensi menambah tekanan geopolitik.

Di Eropa, konflik antara Rusia dan Ukraina juga terus membayangi pasar minyak. Pertempuran terbaru menyasar infrastruktur minyak, termasuk serangan Ukraina terhadap kilang minyak Novoshaktinsk pada hari Kamis. Fasilitas tersebut dikenal sebagai pemasok utama bahan bakar diesel dan avtur bagi pasukan Rusia, sehingga serangan itu dikhawatirkan akan mengganggu pasokan.

Ketegangan turut meningkat di Afrika setelah Presiden Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara terhadap kelompok ISIS di Nigeria, yang merupakan salah satu negara anggota OPEC. Aksi militer ini menambah daftar faktor geopolitik yang menopang harga minyak dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga