Bad Credit mengacu pada riwayat seseorang yang tidak membayar tagihan tepat waktu dan kemungkinan mereka akan gagal melakukan pembayaran tepat waktu di masa depan. Bagi individu, hal ini sering kali tercermin dalam skor kredit yang rendah. Memiliki Bad Credit membuat Anda sulit untuk meminjam uang, terutama dengan suku bunga yang kompetitif. Bisnis juga dapat mengalami Bad Credit.
Memahami Bad Credit
Sebagian besar orang Amerika yang pernah meminjam uang atau mendaftar untuk mendapatkan kartu kredit akan memiliki file kredit di salah satu atau lebih dari tiga biro kredit utama, Equifax, Experian, dan TransUnion. Informasi dalam berkas-berkas tersebut, termasuk berapa banyak uang yang mereka hutangkan dan apakah mereka telah membayar tagihan mereka tepat waktu, digunakan untuk menghitung skor kredit mereka, sebuah angka yang dimaksudkan sebagai panduan untuk kelayakan kredit mereka. Skor kredit yang paling umum di Amerika Serikat adalah skor FICO, dinamai sesuai dengan nama Fair Isaac Corporation, yang merancangnya.
Skor FICO terdiri dari lima elemen utama, dengan bobot yang berbeda-beda:
- 35% – riwayat pembayaran. Faktor ini diberi bobot terbesar. Hal ini menunjukkan apakah orang tersebut telah membayar tagihan kredit tepat waktu. Melewatkan hanya beberapa hari saja sudah cukup berarti, meskipun semakin banyak tunggakan pembayaran, maka dianggap semakin buruk.
- 30%-jumlah total hutang. Ini termasuk hipotek, saldo kartu kredit, kredit mobil, tagihan apa pun yang sedang ditagih, putusan pengadilan, dan utang lainnya. Yang paling penting di sini adalah rasio penggunaan kredit seseorang, yang membandingkan berapa banyak uang yang mereka miliki untuk dipinjam (seperti total batas pada kartu kredit mereka) dengan berapa banyak yang mereka hutangkan pada waktu tertentu. Memiliki rasio penggunaan kredit yang tinggi (misalnya, di atas 20% atau 30%) dapat dilihat sebagai sinyal bahaya dan mengakibatkan skor kredit yang lebih rendah.
- Panjang riwayat kredit 15%. Lebih lama lebih baik.
- 10%-campuran jenis kredit. Ini dapat mencakup hipotek, pinjaman mobil, dan kartu kredit. Memiliki beberapa jenis merupakan nilai tambah.
- 10%-kredit baru. Ini termasuk kredit apa pun yang baru saja diambil atau diajukan oleh orang tersebut. Pemberi pinjaman dapat menganggapnya sebagai tanda bahaya jika Anda mengajukan banyak kredit.
Contoh Bad Credit
Skor FICO berkisar antara 300 hingga 850, dan peminjam dengan skor 579 atau lebih rendah umumnya dianggap memiliki kredit buruk. Menurut Experian, sekitar 62% orang dengan skor pada atau di bawah 579 kemungkinan besar akan menunggak pinjaman mereka secara serius di masa depan, sehingga membuat mereka berisiko buruk bagi pemberi pinjaman. Experian. “Skor Kredit 384: Apakah Baik atau Buruk?” Skor antara 580 dan 669 dilabeli sebagai “wajar”. Peminjam ini secara substansial lebih kecil kemungkinannya untuk menunggak pinjaman secara serius, sehingga mereka jauh lebih tidak berisiko untuk dipinjamkan dibandingkan dengan peminjam yang memiliki skor kredit yang buruk. Namun, bahkan peminjam yang berada dalam kisaran ini mungkin akan dipaksa untuk membayar suku bunga yang lebih tinggi atau mengalami kesulitan untuk mendapatkan pinjaman sama sekali, dibandingkan dengan peminjam yang berada di kisaran 850 ke atas.
Cara Memperbaiki Bad Credit
Jika Anda memiliki kredit buruk (atau kredit yang cukup baik), ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan skor kredit Anda di atas 669 – dan mempertahankannya. Berikut adalah beberapa tips untuk mencapainya, langsung dari FICO.
Siapkan Pembayaran Online Otomatis
Lakukan hal ini untuk semua kartu kredit dan pinjaman Anda, atau setidaknya masuk ke dalam daftar pengingat email atau SMS yang disediakan oleh pemberi pinjaman. Hal ini akan membantu memastikan bahwa Anda ingat untuk membayar setidaknya jumlah minimum tepat waktu setiap bulannya.
Bayarlah Utang Kartu Kredit Anda
Lakukan pembayaran di atas jumlah minimum yang harus dibayarkan jika memungkinkan. Tetapkan target pelunasan yang realistis dan lakukan secara bertahap. Memiliki total utang kartu kredit yang tinggi akan merusak skor kredit Anda dan membayar lebih dari jumlah minimum yang harus dibayar dapat membantu meningkatkannya.
Periksa Pengungkapan Suku Bunga
Rekening kartu kredit menyediakan pengungkapan ini. Fokuslah untuk melunasi utang dengan bunga tertinggi secepat mungkin. Ini akan membebaskan uang tunai paling banyak, yang kemudian dapat Anda gunakan untuk melunasi utang berbunga lebih rendah.
Biarkan Rekening Kartu Kredit yang Tidak Terpakai Tetap Terbuka
Jangan tutup rekening kartu kredit yang tidak lagi Anda gunakan. Dan jangan membuka rekening baru yang tidak Anda perlukan. Kedua langkah tersebut dapat merusak skor kredit Anda.
Jika Bad Credit membuat Anda sulit mendapatkan kartu kredit biasa, pertimbangkan untuk mengajukan permohonan kartu kredit dengan jaminan. Kartu ini mirip dengan kartu debit bank, yang memungkinkan Anda membelanjakan uang hanya sejumlah yang Anda miliki di rekening bank. Memiliki kartu kredit dengan jaminan dan melakukan pembayaran tepat waktu dapat membantu Anda memperbaiki skor kredit yang buruk dan pada akhirnya memenuhi syarat untuk mendapatkan kartu kredit biasa. Ini juga merupakan cara yang baik bagi orang dewasa muda untuk mulai membangun riwayat kredit.
Kesimpulan
Bad Credit dapat menjadi penghalang utama, terutama jika Anda ingin meminjam uang untuk membeli rumah atau mobil. Namun, hal ini tidak harus bersifat permanen. Jika Anda memiliki Bad Credit, membayar utang tepat waktu dan membayar cicilan dengan jumlah yang rendah dapat meningkatkan skor kredit Anda dan membuat Anda lebih menarik bagi pemberi pinjaman. Jika Anda merasa tenggelam dalam utang, konselor kredit nirlaba mungkin dapat membantu.