Yen Jepang menguat ke bawah level 149 per Dolar AS – level tertingginya dalam kurun satu bulan di tengah meningkatnya spekulasi bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunganya pada bulan ini.
Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah upah yang diperoleh oleh warga Jepang naik lebih tinggi dari perkiraan yakni 2% – level tertinggi dalam kurun tujuh bulan.
Gubernur BoJ Kazuo Ueda sendiri sebelumnya menekankan bahwa pihaknya membutuhkan lebih banyak data sebelum memutuskan untuk mengakhiri kebijakan moneter ultra longgar – menekankan perlunya kenaikan inflasi dan upah secara berkelanjutan.
Anggota Dewan BoJ Junko Nakagawa juga mengatakan bahwa “prospek ekonomi untuk mencapai siklus inflasi dan upah yang positif sudah di depan mata”.
Secara eksternal, Yen ditopang oleh pelemahan Dolar AS dan imbal hasil Treasury, terlebih setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan sinyal The Fed akan mengakhiri siklus pengetatan kebijakan moneternya pada tahun ini.